JAKARTA - Ternyata tidak semua orang dapat menerima uang dari pinjol. Hal tersebut biasanya terjadi karena data busuk yang dimiliki oleh pemohon.
Dikutip dari kanal YouTube Sofyan TV, data busuk bersumber pada data-data palsu yang telah disiapkan sebelumnya. Biasanya data busuk berupa foto palsu, KTP palsu, bahkan nomor darurat palsu.
Data busuk di pinjol merupakan informasi palsu yang tidak akurat dan lengkap yang digunakan oleh pinjol dalam menilai kelayakan peminjam. Data busuk didapatkan dari berbagai sumber, mulai dari terjadinya kelalaian pengumpulan data dan tindakan penipuan berencana.
Kasus lain adalah adanya penyedia pinjaman yang menggunakan data tidak valid atau tidak terverifikasi dengan akurat, yang terjadi karena minimnya pengawasan atau kesalahan dalam proses analisis.
Dampak serius adanya data busuk adalah Peminjam yang sebenarnya tidak mampu membayar pinjaman dapat diberikan akses uang yang sebenarnya tidak bisa mereka tanggung. Hal tersebut hanya dapat memperburuk kondisi ekonomi mereka.