5. Investor Asing
Pergerakan investor asing pada Jumat (19/4) mencatatkan nilai jual bersih Rp838,17 miliar dan sepanjang tahun 2024 investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp12,12 triliun.
6. Pencatatan Obligasi
Selama sepekan pasca libur Idulfitri, ada pencatatan efek berupa 2 saham, 1 waran dan 1 obligasi di BEI.
Pada Selasa (16/4), PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) dan PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) secara resmi mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI.
ATLA yang bergerak pada sektor Energi dengan sub industri Jasa & Perlengkapan Minyak, Gas, & Batu Bara menjadi perusahaan ke-21 yang tercatat di BEI pada tahun 2024. Selain itu, ATLA juga mencatatkan Warrant I dengan kode ATLA-W.
Sementara itu, MHKI yang bergerak pada sektor Perindustrian dengan sub industri Jasa Pengelolaan Lingkungan & Sarana menjadi perusahaan ke-22 yang tercatat di BEI pada tahun 2024.
Pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan III Sinar Mas Multiartha Tahap I Tahun 2024 yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Multiartha Tbk mulai dicatatkan di BEI, dengan nilai nominal sebesar Rp1.500.000.000.000,00 resmi tercatat di BEI.
Hasil pemeringkatan PT Kredit Rating Indonesia untuk obligasi ini adalah irAA (Double A) dengan PT Bank KB Bukopin Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.
Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 561 emisi dari 129 emiten dengan nilai outstanding sebesar Rp476,58 triliun dan USD46,1485 juta.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)