JAKARTA - Sebagai bentuk dari modernisasi sektor publik, Presiden Joko Widodo meluncurkan INA Digital sebagai bentuk dari Government Technology (GovTech) Indonesia. Ia meminta kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk berhenti merilis aplikasi atau platform baru mulai tahun ini.
Menurut Jokowi dalam acara Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Summit 2024 dan peluncuran Government Technology (GovTech) Indonesia hari ini, setiap K/L bisa membuat hingga ribuan aplikasi dan memakan anggaran hingga triliun rupiah.
"Oleh sebab itu perlu saya sampaikan mulai tahun ini sudah saya sampaikan di Januari yang lalu, mulai tahun ini berhenti membuat aplikasi baru, mulai tahun ini berhentilah membikin platform-platform baru. Stop. Karena tadi 27 ribu aplikasi yang ada," kata Jokowi.
"Tahun ini saja kemarin kita cek waktu membikin anggaran ada Rp6,2 triliun yang akan dipakai untuk membikin aplikasi baru. Di satu kementerian ada lebih dari 500 aplikasi, bayangkan," tambahnya.
Ia mengatakan bahwa banyaknya aplikasi yang diluncurkan oleh K/L kemungkinan disebabkan oleh pembuatan aplikasi baru setiap ada pergantian menteri atau dirjen.