Ternyata Begini Sistem Pembayaran di Gaza hingga Terjadi Krisis Uang Tunai

Jihaan Haniifah Yarra, Jurnalis
Minggu 07 Juli 2024 15:08 WIB
Krisis Uang Tunai di Gaza. (Foto: Okezone.com/Reuters)
Share :

Pada awal tahun ini Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, mengancam akan mencabut seluruh pendapatan pajak Otoritas Palestina jika sepeser shekel masuk ke Gaza.

“Tidak ada satu shekel pun yang akan masuk ke Gaza,” tulisnya dalam sebuah postingan di media sosial pada Januari lalu.

Persediaan uang tunai juga telah berkurang bagi orang-orang yang meninggalkan Gaza – dalam bentuk biaya yang dibayarkan untuk pengaturan keluar oleh individu yang keluar melalui penyeberangan Rafah.

Biaya keluar ini, yang seringkali berjumlah ratusan juta per orang, telah secara signifikan menghabiskan pasokan dollar AS di Jalur Gaza.

Uang kertas yang rusak juga memperburuk kekurangan uang tunai.

Sebelumnya, berdasarkan perjanjian antara Palestina dan Israel, uang kertas yang rusak ditukar dengan yang baru.

Namun, sejak konflik bersenjata terus bereskalasi, proses ini terhenti. Akibatnya, uang kertas yang rusak itu menjadi tidak berharga karena para pedagang menolak menerimanya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya