Inflasi Terkendali, Jokowi: Bagus Sekali, Tolong Dijaga Daya Beli

Binti Mufarida, Jurnalis
Selasa 13 Agustus 2024 15:46 WIB
Jokowi nilai inflasi RI sudah baik (Foto: Setpres)
Share :

JAKARTA - Presiden Jokowi menyampaikan bahwa tingkat inflasi di Indonesia saat ini pada posisi yang sangat baik yakni 2,13%. Dia menilai angka inflasi di RI sudah baik dan mengingatkan agar para kepala daerah tetap terus menjaga daya beli masyarakat.

Jokowi Namun demikian, dia “Saya terima kasih kepada gubernur, wali kota, dan lain-lain, inflasi kita sangat baik kalau dibandingkan negara lain. Terakhir di angka 2,13%, sebelumnya 2,51%. Sangat bagus sekali. Tapi juga tolong dijaga daya beli rakyat. Dengan apa? Segera merealisasikan APBD-nya, segera merealisasikan APBD, secepat-cepatnya,” instruksinya, Selasa (13/8/2024).

Sebab, sambung Presiden, sampai saat ini realisasi belanja di kabupaten, kota masih cukup kecil yaitu di angka 31%.

“Uang beredar di kabupaten, kota Bapak, Ibu semuanya sangat rendah. Kalau peredaran uang rendah, artinya daya beli juga enggak kuat, segera keluarkan,” tegasnya.

Tidak hanya di tingkat kabupaten, kota, Presiden juga menyoroti realisasi belanja Provinsi yang juga masih kecil, yakni di angka 41%. Sehingga, ia juga meminta para gubernur agar segera merealisasikan belanja APBD-nya.

“Provinsi lebih baik 41%, tapi juga masih kecil, 41%. Tolong dicek lagi, dilihat lagi, dan dorong agar uang yang ada di APBD ini segera beredar di masyarakat,” perintahnya.

Terakhir, terkait Pilkada, Presiden menginstruksikan para kepala daerah agar segera menyelesaikan masalah anggaran pelaksanaan Pilkada di wilayahnya masing-masing.

“Kita minta urusan anggaran harus segera selesai, anggaran untuk Pilkada,” tegasnya.

Selanjutnya, berkaitan dengan pengamanan pelaksanaan Pilkada, Kepala Negara meminta agar kepala daerah mempersiapkan dengan baik dan selalu berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Karena ini belum pernah kita memiliki pengalaman untuk melaksanakan Pilkada serentak. Kalau dulu enggak serentak, bisa keamanan dibantu dari kabupaten lain, dari provinsi lain, dari daerah lain. Sekarang semua serentak, serentak semuanya, sehingga betul-betul ini [harus] dibicarakan,” pintanya.

Apabila memerlukan tambahan kekuatan pengamanan, Presiden meminta agar para kepala daerah berkoordinasi dengan pihak keamanan pada jenjang yang lebih tinggi.

“Kalau ragu-ragu dan memerlukan tambahan kekuatan, agar disampaikan ke Kapolda, atau kalau provinsi disampaikan ke Kapolri langsung,” pungkasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya