Satu Dekade Presiden Jokowi: Bangun 45 Bendungan, Air Jadi Sumber Kehidupan

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Kamis 10 Oktober 2024 15:10 WIB
10 Tahun Presiden Jokowi resmikan 45 Bendungan (Foto: PUPR)
Share :

21. Bendungan Kuwil Kawangkoan di Sulawesi Utara

22. Bendungan Danu Kerthi di Bali

23. Bendungan Tamblang di Buleleng, Bali

24. Bendungan Beringin Sila di Sumbawa, NTB

25. Bendungan Bintang Bano di Sumbawa, NTB

26. Bendungan Rajui di Aceh

27. Bendungan Payaseunara di Aceh

28. Bendungan Jatigede di Jawa Barat

29. Bendungan Teritip di Kalimantan Timur

30. Bendungan Raknamo di NTT

31. Bendungan Rotiklot di NTT

32. Bendungan Tanju di NTB

33. Bendungan Mila di NTB

34. Bendungan Sei Gong di Kepulauan Riau

35. Bendungan Logung di Jawa Tengah

36. Bendungan Gondang di Jawa Tengah

37. Bendungan Pamukkulu, Sulawesi Selatan

38. Bendungan Lolak di Sulawesi Utara

39. Bendungan Ameroro di Sulawesi Tenggara

40. Bendungan Karian di Banten

41. Bendungan Tiu Suntuk di NTB

42. Bendungan Sepaku Semoi di Kalimantan Timur

43. Bendungan Cipanas di Jawa Barat

44. Bendungan Margatiga di Lampung Timur

45. Bendungan Leuwikeris di Jawa Barat.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Abdul Muis mengatakan pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan untuk mengejar ketertinggalan indeks infrastruktur yang menjadi landasan bagi peningkatan perekonomian. Tidak hanya infrastruktur yang dibangun Kementerian PUPR, tetapi juga infrastruktur energi, transportasi, pertanian, permukiman serta teknologi informasi dan komunikasi.

“Pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dalam 10 tahun terakhir telah banyak selesai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Misalnya pembangunan 61 bendungan selama 2014-2024, di mana 43 bendungan telah selesai untuk menjamin ketersediaan air dan ketahanan pangan nasional. Tahun ini ada 13 bendungan lagi selesai sisa 5 bendungan selesai awal 2025,” kata Abdul Muis.

Dengan tambahan bendungan selesai telah menambah daerah irigasi premium sebesar 396 ribu hektare (ha), tambahan air baku 52.000 liter/detik dan potensi PLTA sebesar 255 MW. Khusus untuk daerah irigasi, telah dilaksanakan pembangunan bendung dan jaringan irigasi baru seluas 1.18 juta ha, serta dilaksanakan rehabilitasi bendung dan jaringan irigasi eksisting seluas 4.38 juta ha (dari total 7,5 juta ha sawah) pada 2014 hingga 2024.

“Sehingga dengan tambahan pasokan air dari bendungan baru, pembangunan irigasi baru serta rehab irigasi eksisting, indeks pertanaman meningkat dari sekitar 1,4 (2014) menjadi 2,5 (2024),” kata Abdul Muis.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya