“Meski untuk saat ini masih berdampak positif untuk sektor tambang nikel, bauksit dan tembaga. Sedangkan untuk batu bara memang diperkirakan oleh pemerintah baru bisa berjalan setidaknya di tahun 2030,” kata Audi.
Dengan adanya hilirisasi, lanjut Audi, dapat berpotensi besar peningkatan pendapatan karena saat ini 70 persen masih batu bara di Indonesia berkualitas rendah.
“Selain itu, ini juga mendorong transisi menuju ekonomi hijau, sejalan dengan negara-negara lainnya,” ujar Audi.
(Dani Jumadil Akhir)