Sejak 9 September 2009, kepemilikan Persib Bandung secara resmi berada di bawah PT Persib Bandung Bermartabat. Perubahan ini terjadi setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator liga mewajibkan klub-klub sepak bola untuk beralih ke badan hukum profesional dan tidak lagi mengandalkan dana APBD.
PT Persib Bandung Bermartabat dipimpin oleh Glenn Timothy Sugita sebagai direktur utama. Glenn Sugita bukanlah nama baru di dunia sepak bola Indonesia, mengingat pengalamannya yang cukup panjang dalam industri olahraga nasional.
Sebelum fokus mengurus Persib, Glenn Sugita pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Liga Indonesia Baru. Namun, posisinya di LIB ia tinggalkan setelah Persib terkena sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat insiden kericuhan dalam laga melawan Persija.
Setelah mundur dari LIB, Glenn Sugita memusatkan perhatiannya sepenuhnya pada pengelolaan Persib melalui PT Persib Bandung Bermartabat. Kehadirannya memberikan perubahan signifikan, terutama dalam hal pendanaan klub yang kini tak lagi bergantung pada APBD.
Di luar sepak bola, Glenn Sugita adalah seorang pengusaha sukses. Ia merupakan salah satu pendiri Northstar Group, perusahaan ekuitas swasta berbasis di Singapura, yang didirikannya bersama Patrick Walujo pada 2003.
Sebelum mendirikan Northstar, Glenn Sugita memiliki pengalaman panjang di dunia keuangan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Senior PricewaterhouseCoopers (PwC) Securities Indonesia dan Direktur Asosiasi di PT Bahana Securities.
Tak hanya itu, Glenn Sugita juga pernah memegang posisi strategis di perusahaan ritel ternama, yakni sebagai Wakil Presiden Komisaris PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart). Latar belakang bisnisnya yang kuat membawa dampak positif bagi pengembangan Persib.
Dari berbagai sumber kekayaannya, termasuk Northstar Group, total kekayaan Glenn Sugita diperkirakan mencapai Rp 29,7 triliun. Hal ini membuatnya menjadi salah satu sosok terkait di balik kesuksesan finansial Persib Bandung.
Dengan kepemimpinannya, Persib Bandung mengalami sejumlah kemajuan, baik dari sisi manajemen maupun prestasi di lapangan. Glenn Sugita berkomitmen untuk membawa Persib menjadi klub yang mandiri secara finansial dan kompetitif di kancah sepak bola nasional.
Meskipun sempat menghadapi tantangan, seperti sanksi dari PSSI, Glenn Sugita tetap konsisten dalam mengembangkan Persib. Ia terus berupaya meningkatkan kualitas tim, baik dari segi pemain, fasilitas, maupun manajemen klub.
(Taufik Fajar)