Prabowo Perintahkan Tak Ada Alasan untuk Program Prioritas

Binti Mufarida, Jurnalis
Selasa 09 September 2025 17:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto memperingatkan jajaran menterinya agar program prioritas tidak boleh ada hambatan. (foto: Okezone.com/
Share :

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memperingatkan jajaran menterinya agar program prioritas tidak boleh ada hambatan dengan alasan kertas atau administratif semata, khususnya di sektor pangan.

“Ya, baru saja selesai kami Ratas dipimpin Bapak Presiden. Arahan beliau, semua program harus dipercepat pelaksanaannya, tidak boleh ada hambatan dengan alasan kertas. Artinya, alasan itu aturan lah, apa gitu ya. Antara lain, misalnya pangan, pangan apa pun harus segera dilaksanakan,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, usai Rapat Terbatas (Ratas) dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Zulhas menjelaskan, program ketahanan pangan akan ditempuh melalui dua jalur. Pertama, optimalisasi produksi yang sudah berjalan. Kedua, membuka lahan baru, termasuk pembangunan sawah di kawasan Wanan, Sumatera Selatan, dan Kalimantan.

“Nah, kita pangan dari dua. Yang satu, optimalisasi — kita sudah produksi lebih. Tapi yang kedua, kan kita harus membangun lahan yang baru, sawah yang baru seperti di Wanan, di Sumatera Selatan, di Kalimantan, dan yang lain-lain,” katanya.

“Nah, di Wanan tadi, sudah dibangun jalan pelabuhan, sudah hampir jadi. Tapi kita akan segera menyelesaikan soal tata ruangnya ya. Kan itu ada kawasan, sudah ada tata ruang, untuk segera kita akan selesaikan percepatan perubahan fungsinya, satu,” tambah Zulhas.

Selain itu, kata Zulhas, Presiden Prabowo juga mendorong percepatan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih agar bisa berjalan efektif pada akhir tahun. Program pembangunan 100 desa nelayan pun diminta dipercepat sebagai bagian dari peningkatan produksi pangan berbasis protein.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya