Tekanan jual pada perdagangan pagi ini tidak hanya tercermin pada pergerakan IHSG, tetapi juga terlihat jelas pada kinerja sektoral. Sejumlah sektor mencatatkan koreksi cukup dalam, bahkan lebih dari 1 persen, sehingga menjadi penekan utama laju indeks.
Sektor energi mencatatkan penurunan paling tajam secara persentase dengan koreksi 1,42 persen atau setara 67,42 poin. Pelemahan sektor ini menjadi sorotan karena sebelumnya kerap menjadi penopang pergerakan IHSG. Tekanan juga terjadi pada sektor konsumer non-primer (consumer cyclicals) yang turun 1,18 persen atau 17,14 poin, seiring melemahnya minat beli pada saham-saham berbasis konsumsi diskresioner.
Sektor keuangan turut mengalami tekanan signifikan dengan penurunan 1,15 persen atau 17,72 poin. Mengingat sektor keuangan memiliki bobot besar dalam struktur IHSG, pelemahan ini memberikan dampak yang cukup besar terhadap pergerakan indeks secara keseluruhan. Selain itu, sektor transportasi dan logistik juga terkoreksi 1,04 persen atau 21,16 poin, menambah tekanan pada pasar.
Di luar sektor-sektor utama tersebut, sejumlah sektor lain juga bergerak di zona merah namun dengan penurunan yang relatif lebih terbatas. Sektor infrastruktur melemah 0,98 persen, diikuti sektor properti yang turun 0,68 persen. Sementara itu, sektor perindustrian terkoreksi 0,48 persen, sektor konsumer primer (consumer non-cyclicals) turun 0,45 persen, dan sektor teknologi melemah 0,37 persen.
Adapun sektor kesehatan menjadi sektor yang paling defensif pada perdagangan pagi ini. Sektor ini hanya mencatatkan penurunan tipis sebesar 0,07 persen, menunjukkan relatif kuatnya minat investor terhadap saham-saham kesehatan di tengah tekanan pasar secara umum.
(Taufik Fajar)