Kedua, perseroan akan menerbitkan wholesale funding senilai Rp4 triliun, yang akan dilakukan secara bertahap pada semester I hingga semester II 2026.
Selain itu, BTN juga berencana melakukan ekspansi bisnis melalui pembentukan anak usaha.
Perseroan akan mendirikan anak usaha asuransi umum dengan kebutuhan modal sekitar Rp250 miliar, yang ditargetkan berjalan pada semester II 2026.
Tak hanya itu, BTN juga menyiapkan rencana pendirian anak usaha perusahaan pembiayaan dengan nilai investasi sekitar Rp3 triliun hingga Rp5 triliun, yang juga ditargetkan terealisasi pada semester II 2026.
(Feby Novalius)