“Mengingat rumusannya dilaksanakan oleh pemerintah dalam bentuk PP atau saat ini RPP demutualisasi bursa masih dalam pembahasan untuk skema yang akan ditetapkan,” imbuh Mahendra.
Dari sisi internal bursa, Direktur Penilaian BEI, I Gede Nyoman Yetna, menegaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan landasan studi yang kuat sebelum skema tersebut disodorkan kepada para pemegang saham sebagai pemutus kebijakan tertinggi.
Mengingat kompleksitas perubahan struktur ini, BEI berkomitmen untuk menyediakan analisis mendalam mengenai model bisnis baru yang paling memberikan keuntungan optimal bagi ekosistem pasar modal.
“Jadi kami sebagai sebuah institusi, tadi saya sampaikan, tugas kami apa? Kami menyediakan studi yang komprehensif. Modelnya seperti apa yang nanti memberikan optimal benefit untuk capital market,” ujar Nyoman beberapa waktu lalu.
(Feby Novalius)