Rupiah Sepekan Menguat, Minggu Depan Diprediksi Melemah

Anggie Ariesta, Jurnalis
Minggu 01 Februari 2026 12:29 WIB
Rupiah Pekan Depan (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis 0,20 persen pada sepekan perdagangan. 

Berdasarkan data Bloomberg pada Jumat (30/1/2026), rupiah di pasar spot merosot 0,19 persen secara harian ke level Rp16.786 per dolar AS.

Senada, kurs referensi Jisdor Bank Indonesia (BI) juga mencatat pelemahan tipis 0,05 persen ke posisi Rp16.796. Meskipun melemah secara harian, dalam akumulasi sepekan rupiah di pasar spot dan 0,24 persen menurut kurs Jisdor dibandingkan posisi pekan lalu.

Kondisi pasar keuangan domestik sepekan terakhir sedang diuji oleh rontoknya IHSG serta mundurnya sejumlah pimpinan kunci, termasuk Dirut BEI serta Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Dinamika ini berdampak langsung pada aliran modal asing (capital outflow).

Bank Indonesia mencatat terjadi aliran modal keluar sebesar Rp12,55 triliun pada pekan keempat Januari 2026. 

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso merinci bahwa pelepasan aset oleh asing terjadi di pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN).

“Tercatat jual neto sebesar Rp12,55 triliun, terdiri dari jual neto sebesar Rp12,40 triliun di pasar saham dan Rp 2,77 triliun di pasar SBN, serta beli neto Rp 2,61 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI),” kata Denny melalui keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).

Meski terjadi aksi jual masal di pekan ini, secara total sejak awal tahun (year-to-date) hingga 29 Januari 2026, modal asing masih tercatat masuk (net buy) sebesar Rp4,84 triliun di pasar saham dan Rp6,18 triliun di SRBI.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya