Dengan kenaikan limit menjadi 20% di tahun 2026, diharapkan pasar modal memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap fluktuasi global.
Airlangga meyakini bahwa kehadiran dana dari BPJS yang masuk ke saham-saham indeks LQ45 tidak hanya akan meningkatkan likuiditas bursa, tetapi juga memberikan kepastian bagi investor ritel bahwa pasar modal Indonesia didukung oleh fondasi domestik yang kokoh.
(Feby Novalius)