JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi memperkenalkan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang baru di hadapan seluruh jajaran eselon I dan media.
Purbaya menegaskan penunjukan Juda Agung yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia merupakan langkah strategis pemerintah untuk menyatukan kekuatan antara kebijakan fiskal dan moneter di tengah gejolak pasar global.
"Alhamdulillah hari ini spesial karena bukan cuma pelantikan, tapi sekaligus menyambut Pak Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan yang baru. Welcome to Juanda, Pak Juda," sambut Purbaya.
Purbaya menjelaskan bahwa kehadiran Juda di Lapangan Banteng (Kemenkeu) bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan desain besar untuk memastikan koordinasi yang lebih sinkron dengan Bank Indonesia (BI).
Hal ini krusial untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan kepercayaan investor.
"Pak Juda bukan orang baru dalam kebijakan ekonomi. Beliau lama menjaga stabilitas moneter, menjaga inflasi dan nilai tukar, dan lain-lain kerjanya banyak. Hadirin, Pak Juda tentunya akan memperkuat perspektif kita serta koordinasi di sektor keuangan. Itu makanya ada switch ya pak ya? Supaya kita dengan BI semakin dekat,” ungkap Purbaya.
Menkeu juga mewanti-wanti media agar tidak memberikan spekulasi negatif terkait perpindahan tugas lintas otoritas ini.
"Jadi jangan diceritakan macam-macam, teman-teman media. Ini memang desain supaya kita dengan BI semakin dekat lagi ke depan, walaupun saya yakin sekarang sudah cukup dekat. Di tengah gejolak yang sekarang banyak sentimen negatif di pasar, kita memang otoritas fiskal moneter harus semakin dekat lagi,” jelasnya.