Cadangan Devisa Turun Jadi USD154,6 Miliar pada Januari 2026

Rohman Wibowo, Jurnalis
Senin 09 Februari 2026 09:01 WIB
Bank Indonesia (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merilis posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar USD154,6 miliar atau lebih rendah dibandingkan posisi pada akhir Desember 2025 sebesar USD156,5 miliar.

Direktur Eksekutif, Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, mengurusi posisi cadangan devisa pada akhir Januari 2026 setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Ramdan menekankan ada sejumlah instrumen keuangan yang mempengaruhi jumlah cadangan devisa di bulan pertama 2026. Pertama, karena dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah.

"Dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat," kata Ramdan dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2/2026).

Adapun, Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Bank Indonesia jug meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

 

Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Ramdan.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya