Literasi Keuangan Masih Rendah, Proteksi Jadi Kunci Kelola Keuangan Keluarga

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Selasa 10 Februari 2026 17:35 WIB
Literasi Keuangan Masih Rendah, Proteksi Jadi Kunci Kelola Keuangan Keluarga (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Di tengah kondisi ekonomi nasional yang relatif resilien, kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pengelolaan keuangan dan perlindungan risiko masih tergolong rendah. 

Data statistik 2025 menunjukkan, tingkat penetrasi asuransi di Indonesia baru berada di kisaran 3 persen, angka yang mencerminkan masih lebarnya celah proteksi keuangan masyarakat.

Dalam data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS), hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 66,46 persen dan indeks inklusi keuangan 80,51 persen.

Penetrasi Asuransi

Padahal, pengelolaan keuangan yang sehat tidak hanya soal menabung dan berinvestasi, tetapi juga memastikan adanya perlindungan dari risiko tak terduga seperti kecelakaan, sakit, hingga kerusakan aset. Tanpa proteksi, satu kejadian saja dapat mengguncang stabilitas keuangan rumah tangga.

Melihat kondisi tersebut, platform digital untuk mitra asuransi menilai rendahnya penetrasi asuransi justru menjadi peluang besar untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan. 

"Kami melihat potensi yang sangat besar seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya proteksi. Rendahnya penetrasi saat ini adalah peluang bagi kami untuk hadir dengan solusi yang lebih aksesibel melalui teknologi dan pendekatan personal,,” ujar AVP Head of Retail Ignite by Igloo Handry Yunus dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya