Garap Logam Tanah Jarang, Indonesia Masuk Fase Baru Industri Mineral Kritis

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Selasa 17 Februari 2026 17:25 WIB
Garap Logam Tanah Jarang, Indonesia Masuk Fase Baru Industri Mineral Kritis (Foto: Freepik)
Share :



Rantai Pasok Logam Tanah Jarang

Presiden New Energy Metals Holdings Ltd, Abduljabbar Alsayegh, menyatakan pihaknya optimistis kolaborasi ini dapat memperkuat sekaligus mendiversifikasi rantai pasok rare earth dunia. Ia juga menilai visi nasional Indonesia dalam pengembangan mineral kritis sangat penting bagi keamanan pasokan global dan kepemimpinan teknologi masa depan.

"Kami antusias bergabung dengan Perminas untuk memulai kolaborasi yang memperkuat dan mendiversifikasi rantai pasok rare earth global yang kritis. Kami mengapresiasi visi nasional Indonesia dalam memajukan rantai nilai mineral kritis dan rare earth strategis, sebuah agenda yang semakin penting bagi transisi energi global, kepemimpinan teknologi, dan ketahanan pasokan," tambahnya.

Melalui pembentukan joint working group, kedua perusahaan akan menjalankan program percepatan pengembangan dari sisi teknis dan bisnis, termasuk uji tuntas proyek, analisis komersial, serta penjajakan investasi. Hasilnya diharapkan menciptakan rantai pasok terintegrasi dari sumber daya hingga produk magnet jadi.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya