JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai program pelatihan berbasis keterampilan digital seperti affiliate dapat menjadi alternatif peluang kerja dan sumber pendapatan baru bagi masyarakat di era digital.
Menurut dia, seiring berkembangnya ekonomi digital dan perubahan pola kerja, peluang kerja berbasis platform semakin relevan dimanfaatkan berbagai lapisan masyarakat, terutama generasi muda.
"Pekerjaan digital seperti affiliate bersifat fleksibel, bisa dilakukan hanya dengan perangkat yang sudah dimiliki masyarakat, dan mengandalkan kreativitas. Ini adalah peluang yang harus kita respons secara adaptif,” ujar Yassierli saat membuka program Training of Trainers (ToT) Shopee Affiliate di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, seperti dikutip dari keterangannya, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Menaker menambahkan, transformasi dunia kerja menuntut untuk terus beradaptasi. Program Training of Trainers Shopee Affiliate ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja.
"Sekaligus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di era digital,” ujar Yassierli.
Tak hanya itu, melalui pelatihan ini, para instruktur balai vokasi tidak hanya dibekali pemahaman teknis mengenai affiliate marketing, tetapi juga dipersiapkan untuk menjadi agen perubahan di daerah masing-masing.
Mereka diharapkan mampu menularkan pengetahuan dan keterampilan ini kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan pencari kerja, agar dapat membuka peluang usaha dan sumber penghasilan baru secara mandiri.
“Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta seperti ini menjadi kunci dalam mempercepat pengembangan kompetensi tenaga kerja nasional. Kami berharap program ini dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Yassierli.