Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Pengembangan Nuklir dengan AS 

Rohman Wibowo, Jurnalis
Jum'at 20 Februari 2026 15:22 WIB
Indonesia Bangun PLTN (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah membuka peluang kerja sama pengembangan energi nuklir dengan Amerika Serikat (AS), menyusul disepakatinya perjanjian dagang agreement on reciprocal trade (ART) antara kedua negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia terbuka terhadap investasi dan transfer teknologi, baik dalam pengembangan mineral kritis maupun sektor energi nuklir.

"Mineral kritis kita sudah sebutkan, bahwa itu adalah terkait dengan industrial mineral. Artinya ada secondary process, dan Indonesia terbuka untuk kerjasama investasi maupun teknologi, baik critical mineral maupun rare earth," katanya dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Jumat (20/2/2026).

Selain mineral, pemerintah juga membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan Small Modular Reactor (SMR) nuklir. Airlangga mengungkapkan bahwa saat ini juga telah ada nota kesepahaman antara Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pihak AS.

"Di samping itu juga kita membuka kerjasama untuk pengembagan Small Modular Reactor Nuklir yang saat sekarang kita sudah PLN dan juga Amerika Sudah ada kerjasama Memorandum of Understanding, dan Study Visibility dengan new scale," jelas Airlangga.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya