Sementara itu, Pertamina kembali membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar selama periode Lebaran.
Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan Satgas RAFI dijadwalkan mulai bertugas pada 3 Maret 2026. Pembentukan satgas ini merupakan agenda rutin perusahaan dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi saat momen hari besar keagamaan.
"Kita sebentar lagi juga Insya Allah tanggal 3 Maret akan mulai melaksanakan Satgas RAFI, Ramadhan dan Idul Fitri," kata Arya.
Menurutnya, melalui Satgas RAFI, Pertamina akan mengaktifkan seluruh lini operasional, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, untuk melakukan pemantauan distribusi energi secara intensif selama 24 jam penuh.
"Dengan Satgas ini maka kami mengaktifkan semua satuan dari pusat sampai dengan daerah, secara aktif selama 24 jam untuk memonitor distribusi energi kita ke seluruh negeri, memastikan semua produk terdistribusi, mengantisipasi lonjakan pengguna BBM," lanjutnya.
Dia menambahkan, pengawasan distribusi akan dilakukan tanpa henti guna memastikan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik. Proses monitoring juga mencakup seluruh produk energi yang didistribusikan kepada konsumen.
"Juga akan ada proses 24 jam yang akan selalu memantau distribusi ini ke seluruh konsumen, dan memastikan proses Ramadan dan Idul Fitri bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)