Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 81,65 Persen, Ditargetkan Rampung pada September 2026

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Sabtu 28 Februari 2026 14:07 WIB
Jalan Tol Japek (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Pengerjaan Proyek Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A dengan panjang main road 10,50 kilometer menunjukkan progres fisik konstruksi signifikan, yakni mencapai 81,65 persen per pertengahan Februari 2026.

Paket 2A menjadi bagian strategis dalam mendukung konektivitas koridor selatan, khususnya antara Jakarta dan Jawa Barat. Ruas ini nantinya akan menghubungkan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) E1 (Simpang Susun Jatiasih) dengan Jalan Tol Purbaleunyi (Simpang Susun Sadang).

Direktur Operasi III PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Aditya Novendra, mengatakan proyek ini diharapkan mampu mengurai beban lalu lintas di Tol Jakarta–Cikampek eksisting sekaligus menjadi alternatif utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju wilayah Jawa Barat.

“Tol ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung distribusi logistik, sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut,” ujar Aditya dalam keterangan resmi, Jumat (27/2/2026).

Dalam skema kerja sama operasi (KSO), HKI mengerjakan sejumlah pekerjaan utama, mulai dari timbunan dan galian tanah, struktur beton, bore pile, hingga pemasangan PCI girder dan steel box girder. Proses konstruksi juga didukung penerapan teknologi Building Information Modelling (BIM) untuk memastikan akurasi desain dan efisiensi volume pekerjaan, serta penggunaan Augmented Reality (AR) berbasis barcode guna mendukung visualisasi dan pengendalian mutu di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, proyek ini menghadapi sejumlah tantangan teknis, salah satunya pekerjaan erection girder pada titik perlintasan dengan tol aktif Cimanggis–Cibitung Tollway (CCT) yang dibatasi oleh window time. Kondisi tersebut mengharuskan penggunaan metode launcher untuk menjaga keselamatan kerja sekaligus memastikan kelancaran lalu lintas.

“Pelaksanaan dilakukan dengan memastikan kesesuaian metode kerja dan kapasitas alat, serta memperkuat koordinasi dengan pengelola tol, Dinas Perhubungan, dan pihak Kepolisian,” tambah Aditya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya