Peningkatan tersebut antara lain ditopang oleh pengalihan pengelolaan angkutan nonbatu bara di wilayah Jawa. Pada segmen batu bara, volume ditargetkan mencapai 23 juta ton atau naik 19% dibandingkan tahun lalu.
Selain itu, perusahaan juga menjajaki pengembangan layanan ke segmen e-commerce serta peningkatan kapasitas infrastruktur, termasuk rencana perluasan Terminal Ronggowarsito dan penjajakan Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah.
(Feby Novalius)