Antam Prediksi Harga Emas Global Terus Naik Imbas Perang AS-Iran

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Rabu 04 Maret 2026 09:06 WIB
Antam (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam memprediksi harga emas global akan terus naik di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Saat ini perang merika Serikat (AS) dan Israel vs Iran masih terjadi.

Sekretaris Perusahaan Antam Wisnu Danandi Haryanto mengatakan, perang dan ketegangan geopolitik secara historis memang mempengaruhi pergerakan harga komoditas.

‎Berbagai kebijakan ekonomi global turut mendorong masyarakat dunia untuk mengalihkan aset ke emas. Sebab, emas dinilai tetap menjadi instrumen investasi aman (safe haven) di tengah ketidakpastian global.

Menurut dia, selama konflik masih berlangsung, tren kenaikan harga emas global berpotensi berlanjut.

‎“Karena itu memang sekarang ini kita bisa melihat bahwa harganya sedang naik, dan kemungkinan akan terus naik selama perang itu masih ada, karena bagaimanapun namanya perang itu pasti akan mempengaruhi harga-harga komoditas,” katanya di Jakarta, Selasa 3 Maret 2026.

Namun, dirinya tidak dapat memastikan seberapa signifikan konflik global akan mempengaruhi harga emas di dalam negeri ke depan.

Sementara itu, dari sisi produksi, Antam memastikan terus mengoptimalkan produksi dan pasokan bahan baku dari sumber domestik.

‎“Karena kita selalu mencari dari sumber domestik untuk memenuhi kebutuhan emas di dalam negeri,” ujarnya.

‎‎Antam juga berupaya memastikan ketersediaan stok emas bagi konsumen di tengah tingginya permintaan. Wisnu menyebut perusahaan sedang dalam proses meningkatkan produksi dan memperbanyak pasokan bahan baku agar setiap permintaan dapat terpenuhi.

 

‎"Kami saat ini memang dalam proses untuk memastikan bahwa produksi bisa selalu ditingkatkan, bahan baku bisa segera kita dapatkan lebih banyak lagi untuk memastikan bahwa nanti setiap saat ada konsumen yang mau membeli emas, emas itu ada. Itu yang kita saat ini coba lakukan,” ujarnya.

Terkait layanan emas digital melalui Brangkas Logam Mulia, Wisnu menegaskan bahwa setiap pembelian emas dilakukan dengan skema satu banding satu. Artinya, emas fisik disiapkan sesuai jumlah yang dibeli konsumen.

‎“Apapun yang konsumen beli di brangkas itu kita selalu menyiapkan," ujarnya.

‎Menurutnya, skema tersebut menjadi bentuk komitmen Antam dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap keamanan penyimpanan emas.

“Itu caranya kita bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa emas mereka aman jika disimpan di Antam. Karena kita selalu satu banding satu,” katanya.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya