Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antam Raih Laba Bersih Rp3,66 Triliun di Kuartal I-2026

Rohman Wibowo , Jurnalis-Selasa, 28 April 2026 |13:00 WIB
Antam Raih Laba Bersih Rp3,66 Triliun di Kuartal I-2026
Laba Antam (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) membukukan laba  sebesar Rp3,66 triliun pada kinerja keuangan pada kuartal I-2026. Perolehan laba bersih ini meningkat 58 persen dibandingkan kuartal I-2025 sebesar Rp2,32 triliun.

Perseroan menekankan kenaikan profitabilitas, menyusul kesiapan operasional dan ketangguhan strategi bisnis. Terlebih, capaian diraih di tengah tantangan global yang masih berlangsung. Mulai dari fluktuasi harga komoditas akibat eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah dan perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

"Capaian kinerja keuangan yang positif tersebut turut didukung oleh konsistensi perusahaan dalam menerapkan strategi pemasaran yang adaptif dan inovatif, serta pengendalian biaya yang efektif dan disiplin di seluruh lini operasional," ujar Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto dalam keterangan resmi, Selasa (28/4/2026).

Untung menerangkan soal kinerja keuangan perseroan yang didorong fundamental operasional. Hal ini tercermin dari kinerja segmen nikel, penguatan sourcing emas untuk menjaga kesinambungan pasokan, serta mulai beroperasinya pabrik smelter grade alumina (SGA) yang memperkuat pertumbuhan segmen bauksit dan alumina. 
Pertumbuhan profitabilitas pada awal tahun ini tercermin dari laba kotor sebesar Rp5,62 triliun dengan peningkatan 54 persen. 

Ditambah, laba usaha pada kuartal sama mencapai Rp4,50 triliun. Kinerja ini juga digadang-gadang korporasi ditopang oleh kenaikan penghasilan lain -lain sebesar 15 persen menjadi Rp279,60 miliar.

Peningkatan kinerja tersebut turut mendorong kenaikan laba bersih per saham dasar menjadi Rp141,77 per saham dasar, atau meningkat 60 persen dibandingkan Rp88,69 per saham dasar pada kuartal akhir tahun lalu.

Pada laporan posisi keuangan, Antam membukukan total aset sebesar Rp63,30 triliun di kuartal I-2026. Seturut itu, pertumbuhan aset mencerminkan ekspansi usaha serta penguatan kapasitas operasional dalam mendukung kinerja yang berkelanjutan. 

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement