Nilai ekuitas juga dilaporkan korporasi meningkat senilai 17 persen menjadi Rp40,41 triliun, dari Rp34,62 triliun pada kuartal tahun lalu. Adapun posisi kas dan setara kas tercatat sebesar Rp9,04 triliun, atau naik 31 persen. Kenaikan ekuitas ini mencerminkan fleksibilitas keuangan perusahaan dalam mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan usaha.
Sejalan dengan peningkatan tersebut, Antam juga membukukan pertumbuhan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar 55 persen, dengan capaian EBITDA sebesar Rp5,05 triliun pada awal 2026, atau naik dibandingkan kuartal akhir 2025 sebesar Rp3,26 triliun.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.