Cadangan BBM Indonesia 20 Hari, Setelah Itu Habis? Ini Faktanya 

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 05 Maret 2026 09:49 WIB
BBM (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia masih cukup untuk 20 hari ke depan. Cadangan BBM ini dibahas di tengah memanasnya konflik Timur Tengah.

Masyarakat diminta tidak khawatir terkait cadangan BBM Indonesia saat ini sekitar 20 hari. Sebab, Pertamina akan melakukan berbagai upaya, agar cadangan BBM terus berkesinambungan.

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad membenarkan mengenai pengertian cadangan sekitar 20 hari. Yaitu, bahwa stok tersebut akan habis jika selama kurun waktu tersebut tidak dilakukan upaya apapun.

Tetapi, harus diingat bahwa seperti reguler dilakukan, kata dia, saat ini pun Pertamina tentu melakukan langkah-langkah penstabilan pasokan guna menjaga level cadangan.  

Level cadangan BBM tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Dalam laporan bulan Desember 2025, misalnya, Menteri ESDM menyebut sebagian besar jenis BBM di Indonesia berada di atas standar minimum cadangan yang ditetapkan. Contohnya, sekitar 19–31 hari untuk berbagai produk BBM tertentu. 

Sedangkan Peraturan BPH Migas Nomor 9 Tahun 2020 tentang Penyediaan Cadangan Operasional Bahan Bakar Minyak, menyebut, bahwa Pemegang Izin Usaha wajib menyediakan Cadangan Operasional BBM dengan cakupan waktu paling singkat selama 23 hari. 

Tauhid melanjutkan, pencadangan adalah seberapa jauh Pemerintah dan Pertamina memiliki dana untuk menyetok. Bukan hanya bahan-bahan, tetapi juga gudangnya, jalur distribusi, pengapalan dan sebagainya.

“Itu artinya, rata-rata kemampuan keuangan kita mencadangkan segitu. Bukan berarti harinya semakin turun, berarti kan dia akan relatif volatilitasnya di angka segitulah," ungkap Tauhid di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya