JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan gejolak ekonomi saat ini kepada pemerintah, termasuk terkait bahan bakar minyak (BBM) di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.
Purbaya mengatakan pemerintah berkomitmen memantau dinamika pasar energi secara intensif dalam satu bulan ke depan, mengingat rekam jejak Indonesia yang berhasil melewati berbagai krisis energi sebelumnya.
"Anda percaya saja, saya cukup pintar, kok. Kita sudah mengalami harga minyak tinggi berapa kali, kan? Banyak. Enggak hancur negaranya, kan? Kenapa? Karena kebijakannya pas," pungkasnya, Selasa (10/3/2026).
Selain itu, lanjut Purbaya, kondisi stok energi domestik yang dikonfirmasi masih berada dalam zona aman oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Jadi, meskipun harga minyak dunia sedang fluktuatif, rata-rata perkembangannya secara kumulatif masih berada di bawah batas asumsi maksimal yang ditetapkan dalam APBN.