Lebih lanjut, Trudo menekankan bahwa implementasi kerja sama ini akan mengedepankan aspek tata kelola perusahaan yang bersih.
"Seluruh proses bisnis dalam kerja sama ini wajib berlandaskan pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan iktikad baik guna memastikan keberlanjutan bisnis yang transparan dan akuntabel," tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Semen Baturaja, Suherman Yahya, menyambut baik inisiatif ini sebagai sarana pengembangan potensi dan kemampuan masing-masing pihak dalam pemanfaatan produk tambang untuk jangkauan pasar
yang lebih luas.
Dia juga menyampaikan bahwa clay merupakan salah satu produk sampingan yang saat ini tengah dikembangkan oleh PT Semen Baturaja dan memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku di berbagai sektor industri, termasuk
industri pupuk.
Hadir mendampingi dalam seremoni tersebut, jajaran Direksi PI Niaga di antaranya Direktur Keuangan & SDM Dundi Insan Perlambang dan Direktur Komersial Wijaya Laksana, serta jajaran manajemen senior dari kedua belah pihak.
Kerja sama ini diharapkan mampu memperkokoh posisi kedua perusahaan di pasar komoditas industri sekaligus mendukung efisiensi distribusi material di wilayah operasional masing-masing.
(Taufik Fajar)