Meskipun nilai tukar terus berada di bawah tekanan sejak pekan lalu, Bendahara Negara ini tetap optimistis terhadap ketangguhan ekonomi Indonesia. Ia menegaskan bahwa aktivitas ekonomi domestik justru sedang menunjukkan akselerasi yang kuat.
"Kalau ekonominya sedang berjalan cepat, fundamentalnya seharusnya baik. Jika tidak, Rupiah seharusnya menguat," tegas Purbaya.
Jawaban Purbaya muncul di tengah kekhawatiran pasar terhadap dampak konflik Timur Tengah dan kenaikan harga energi global. Menteri Keuangan tetap meyakini bahwa jika situasi berjalan normal tanpa gangguan eksternal yang anomali, nilai tukar Rupiah seharusnya mencerminkan kekuatan fundamental ekonomi yang ia sebut tengah "berlari kencang" tersebut.
(Feby Novalius)