"Kalau barang dari China bersaing dengan barang dari sini secara langsung kita at cost disadvantage atau at price disadvantage. Kenapa? Saya denger kalau orang China ekspor itu dapat 15 persen tunjangan dari pemerintahnya. Betul apa enggak untuk barang-barang di sini akan saya double check. Tapi diluar ada yang bilang seperti itu," beber Purbaya.
Terkait desakan untuk mengenakan pajak tambahan sebagai instrumen perlindungan, Bendahara Negara ini menyatakan akan mengkaji usulan tersebut secara mendalam sebelum mengambil keputusan final.
"Saya tampung usul Anda, saya pikirin nanti," pungkasnya.
(Taufik Fajar)