“Namun demikian kami sudah mengantisipasi bahwa walaupun survei menunjukkan 143,92 juta orang, dan ternyata benar bahwa terjadi peningkatan realisasinya menjadi 147 juta orang,” tambahnya.
Menariknya, meskipun total perjalanan masyarakat secara umum menurun, penggunaan angkutan umum justru mengalami lonjakan signifikan. Total penumpang angkutan umum tercatat sebanyak 23,54 juta orang, atau naik 10,87 persen dibandingkan tahun 2025.
Dudy menegaskan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk membedah data tersebut. “Nanti kami akan elaborasi lagi penyebabnya,” pungkasnya.
(Taufik Fajar)