JAKARTA - Harga BBM non subsidi yang dijual Pertamina, Shell, Vivo dan BP diprediksi naik pada 1 April 2026. Kenaikan harga BBM ini imbas lonjakan harga minyak dunia yang kini sudah menembus USD116 per barel.
Harga minyak dunia naik karena makin memanasnya perang AS-Iran. Bahkan Iran disebut siap menghadapi serangan invasi darat yang akan dilakukan AS.
Pengamat memprediksi harga BBM bisa naik sekira 10-15 persen. Bahkan, menurut Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa, harga BBM jenis Pertalite bisa naik menjadi Rp11.500 per liter. Kendati demikian, pemerintah sudah menegaskan bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik meski harga minyak dunia di atas USD100 per barel.
Sementara itu, kenaikan harga BBM non subsidi sudah terjadi sejak 1 Maret 2026. Hingga saat ini, harga BBM non subsidi di Pertamina, Shell, Vivo dan BP masih stabil di tengah lonjakan harga minyak dunia mencapai di atas USD100 per barel.
Tidak menutup kemungkinan, harga BBM non subsidi yang dijual Pertamina, Shell, Vivo dan BP kembali naik pada 1 April 2026 imbas lonjakan harga minyak dunia di atas USD100 per barel karena konflik Timur Tengah. Harga BBM non subsidi terbaru akan diumumkan dan berlaku setiap awal bulan.
Berikut daftar harga terbaru BBM Pertamina, Shell, BP dan Vivo hari ini jelang 1 April 2026:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar (subsidi): Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp12.300 per liter
- Pertamax Green: Rp12.900 per liter
- Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter
- Dexlite: Rp14.200 per liter
- Pertamina Dex: Rp14.500 per liter
- Shell Super: Rp12.390 per liter
- V-Power: -
- V-Power Nitro+: -
- V-Power Diesel Rp14.620 per liter
- BP 92: Rp12.390 per liter
- BP Ultimate: Rp12.930 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp14.620 per liter
- Revvo 92: Rp12.390 per liter
- Revvo 95: Rp12.930 per liter
- Diesel Primus Plus: Rp14.610 per liter
Baca selengkapnya: Harga BBM Pertamina, Shell, BP dan Vivo Hari Ini, Naik Lagi 1 April 2026?
(Dani Jumadil Akhir)