Pada segmen bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda dua, MPMX melalui MPMulia membukukan pendapatan sebesar Rp15,2 triliun melemah 2% YoY. Segmen distribusi mencatat penjualan sebesar 699 ribu unit, sementara pendapatan dari bisnis aftermarket penjualan suku cadang meningkat sebesar 3,5% YoY. Bisnis ritel melalui MPMotor berhasil menjual 187 ribu unit, sementara pendapatan ritel dari bisnis aftermarket penjualan suku cadang dan layanan perbaikan meningkat sebesar 24% YoY.
Segmen bisnis asuransi MPMInsurance mempertahankan momentum pemulihan dengan mencatat pendapatan sebesar Rp927,8 miliar, atau naik 1,6% YoY didorong oleh kinerja produk rekayasa (engineering) dan properti, meskipun terjadi pelemahan di kendaraan bermotor, dan beban klaim meningkat sebesar 1% YoY. Dengan demikian, MPMInsurance berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 69,7% YoY.
Pada segmen penyewaan kendaraan, MPMRent mempertahankan jumlah armada yang stabil di kisaran 15.000 unit dengan tingkat utilisasi 92% yang sebagian besar berasal dari mobil penumpang dengan klien dari sektor layanan keuangan, perdagangan, dan distribusi. Perusahaan akan terus berupaya meningkatkan efisiensi pengelolaan armada, dan memperkuat kualitas layanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Penjualan mobil bekas melalui AUKSI meningkat sebesar 6% YoY menjadi 4.000 unit yang sebagian besar disumbang oleh kendaraan niaga. Dalam rencana pengembangan bisnis, perusahaan akan mengintegrasikan hingga 10 kantor cabang MPMRent sebagai cabang AUKSI. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas cakupan operasional, meningkatkan volume unit yang dilelang (consignments), memperluas partisipasi peserta lelang (buyers), serta memberikan layanan yang lebih optimal dalam memenuhi kebutuhan klien.
Segmen jasa keuangan, Jaccs MPM Finance Indonesia, masih berfokus pada pengendalian risiko, pemulihan, serta efisiensi operasional. Kerugian bersih dari kegiatan operasional menunjukkan pelemahan sebesar 53% menjadi sebesar Rp437 miliar.
"Memasuki tahun 2026, tujuan strategis kami akan diarahkan untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi kami sebagai pelaku industri yang bertanggung jawab. Fokus kami meliputi peningkatan profitabilitas, penguatan struktur biaya, diversifikasi portofolio bisnis, penguatan citra perusahaan, serta optimalisasi kinerja seluruh entitas usaha," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)