Chief Commercial Officer SMBC Aviation Capital Barry Flannery menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri penerbangan di kawasan.
“Kami melihat potensi besar di Indonesia dan kawasan sekitarnya. Kemitraan ini akan memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam industri leasing pesawat,” katanya.
Sementara itu, Chief Executive Officer Mandiri Investment Management Baskoro Adi menekankan bahwa pembentukan dana ini juga membuka akses bagi investor global untuk masuk ke aset penerbangan berkualitas tinggi.
“Kami ingin menghadirkan solusi investasi inovatif yang menghubungkan investor global dengan aset aviasi, sekaligus memposisikan Indonesia sebagai pemain baru dalam pasar leasing pesawat global,” ujarnya.
Selain memberikan potensi imbal hasil yang kompetitif, kerja sama ini juga memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam mendorong investasi lintas negara di sektor strategis. Ke depan, keberhasilan Mandiri Aviation Leasing Fund diharapkan dapat menjadi pijakan bagi Indonesia untuk memperluas investasi ke berbagai kelas aset global lainnya serta memperkuat ekosistem pembiayaan industri penerbangan nasional.
(Dani Jumadil Akhir)