Selain menyetujui pengunduran diri Ignasius Jonan, RUPSLB juga membahas langkah strategis perusahaan dalam menjaga stabilitas operasional dan memperkuat kondisi keuangan.
Perusahaan sebelumnya telah menerbitkan obligasi yang memiliki opsi penyelesaian secara tunai maupun melalui konversi menjadi saham. Saldo obligasi yang akan jatuh tempo pada tanggal 11 Juli 2026 tercatat sekitar Rp559,99 miliar.
Pada 29 Januari 2026, Anabatic Technologies telah menerima konfirmasi dari TIS Inc. selaku pemegang obligasi dengan saldo tersebut bahwa mereka memilih penyelesaian melalui pembayaran secara tunai.
Posisi kas perusahaan per September 2025 tercatat sekitar Rp445,29 miliar. Sebab itu, guna memastikan ketersediaan dana operasional sekaligus menjaga stabilitas keuangan, manajemen melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue kepada para pemegang saham.
(Feby Novalius)