Secara sektoral, mayoritas indeks sektoral bergerak di zona merah. Sektor energi menjadi penopang utama dengan kenaikan 1,17 persen, sementara sektor siklikal naik 0,86 persen dan sektor transportasi bertambah 0,41 persen.
Sebaliknya, tekanan terjadi pada sektor industri yang turun paling dalam sebesar 1,73 persen. Sektor keuangan melemah 0,80 persen, sektor kesehatan turun 0,67 persen, sektor teknologi terkoreksi 0,60 persen, sektor bahan baku melemah 0,54 persen, sektor nonsiklikal turun 0,54 persen, sektor properti terkoreksi 0,29 persen, dan sektor infrastruktur turun 0,27 persen.
(Taufik Fajar)