Program ini juga beriringan dengan kebijakan pemerintah pusat yang berencana menutup atau mempensiunkan 13 pembangkit listrik tenaga diesel di berbagai wilayah. Dengan dukungan infrastruktur seperti terminal khusus LNG di Serangan, suplai energi bersih ke hotel, restoran, dan industri di Bali dipastikan akan lebih stabil dan berkelanjutan.
Atas dasar urgensi ekonomi dan lingkungan tersebut, kalangan pelaku usaha energi dan pariwisata berharap agar pembangunan terminal LNG di Pantai Serangan mendapat dukungan penuh dari semua pihak.
"Pembangunan storage LNG ini perlu kita dukung bersama. Ini wujud nyata dari visi swasembada energi yang dicanangkan Presiden Prabowo. Bali harus menjadi contoh percontohan transisi energi bersih di Indonesia," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)