Berdasarkan jadwal resmi, Badan Pusat Statistik (BPS) baru akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi tersebut pada tanggal 5 Mei 2026 mendatang.
Penundaan ini menarik perhatian pelaku pasar mengingat sehari sebelumnya, agenda APBN KiTa juga batal dilaksanakan sesuai jadwal awal.
Sinkronisasi data PDB dinilai krusial bagi KSSK untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai stabilitas sistem keuangan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang sedang memanas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada jadwal pasti kapan konferensi pers pengganti akan digelar. Namun, diperkirakan agenda ini baru akan terlaksana setelah data pertumbuhan ekonomi resmi dirilis ke publik untuk memberikan basis analisis yang lebih komprehensif bagi para otoritas keuangan.
(Dani Jumadil Akhir)