Purbaya: Pengelolaan Kas Negara Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Anggie Ariesta, Jurnalis
Kamis 07 Mei 2026 08:16 WIB
Menekeu Purbaya (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan soal pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS disebabkan oleh kebijakan fiskal pemerintah. 

Sebaliknya, Purbaya menegaskan bahwa pengelolaan keuangan negara saat ini berada dalam kondisi yang sangat terjaga dan justru menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Purbaya menilai kritik yang mengaitkan kondisi fiskal dengan depresiasi Rupiah muncul karena kurangnya pemahaman terhadap strategi pengelolaan kas yang sedang dijalankan oleh pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

"Selama ini pemerintah menjaga kondisi fiskal dengan sangat baik. Jadi yang (bilang) kebijakan fiskal kita aneh, dia ga mengerti apa yang kita kerjakan, saya sebel sama yang bilang gara-gara fiskal rupiah jeblok," kata Purbaya di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Salah satu terobosan yang disoroti Purbaya adalah pemindahan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) dari Bank Indonesia ke perbankan nasional (Himbara). Langkah ini terbukti efektif dalam menggerakkan sektor produktif dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 yang berhasil mencapai 5,61 persen.

Purbaya menjelaskan bahwa strategi ini merupakan cara cerdas untuk menstimulasi ekonomi tanpa harus menambah belanja atau pengeluaran modal tambahan.

"Kamu tau kenapa ekonomi bisa tumbuh lebih cepat? kita manage uang lebih bagus. Jangan cuman pindahin cash aja dari BI ke situ, ekonomi tumbuh lebih cepat dan kita jaga itu. Tapi uangnya masih punya saya kan?," jelas Purbaya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya