PGN Raih ISO 55001, Bukti Ketangguhan Pengelolaan Infrastruktur Gas Bumi

Agustina Wulandari , Jurnalis
Selasa 12 Mei 2026 12:31 WIB
PGN buktikan ketangguhan pengelolaan infrastruktur gas bumi dengan memperoleh ISO 55001. (Foto: dok PGN)
Share :

JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali memperoleh sertifikasi Sistem Manajemen Aset ISO 55001. Sertifikasi tersebut diterbitkan oleh British Standards Institution Group Indonesia untuk Lingkup Infrastruktur Transmisi SSWJ dan Distribusi Gas. Pencapaian ini menjadi pengakuan internasional atas pengelolaan infrastruktur gas bumi PGN yang andal, efisien, aman, dan berorientasi pada operational excellence.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman menyampaikan bahwa penerapan ISO 55001 menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan dan pengoperasian infrastruktur gas bumi dilakukan secara sistematis, terorganisir, efektif, dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

“Implementasi ISO 55001 memberikan landasan yang kuat bagi perusahaan dalam mengelola aset secara optimal. Dengan pendekatan pengelolaan yang terstruktur, PGN mampu meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mengoptimalkan biaya operasi perusahaan,” ujarnya.

ISO 55001 merupakan standar internasional yang mengatur tata kelola manajemen aset untuk membantu perusahaan memperoleh manfaat maksimal dari pengelolaan aset, termasuk peningkatan efisiensi, keamanan, pengelolaan risiko yang baik, serta keberlanjutan operasional.

Standar tersebut menjadi semakin relevan mengingat PGN mengelola jaringan dan infrastruktur gas bumi yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, PGN menjadi pemain utama dalam niaga gas bumi nasional dengan pangsa pasar sebesar 91,36 persen. Wilayah operasional PGN mencakup 18 provinsi dan 78 kota/kabupaten dengan lebih dari 822.000 pelanggan serta didukung jaringan pipa gas bumi nasional sepanjang lebih dari 33.490 km.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya