Soal Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Harga Harus Cengli

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Selasa 12 Mei 2026 15:49 WIB
Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah masih mengkaji rencana penjualan listrik ke Singapura. Pasalnya masih mencari harga yang dianggap bisa saling menguntungkan kedua negara. 

Bahlil mengatakan, pembahasan mengenai kerja sama ekspor listrik menjadi salah satu agenda dalam komunikasi bilateral negara-negara ASEAN di sela pelaksanaan KTT ASEAN di Filipina beberapa waktu lalu.

"Singapura juga meminta kerja sama. Ini sebenarnya ide yang bagus selama saling menguntungkan," ujar Bahlil dikutip, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan pemerintah tidak ingin kerja sama ekspor listrik justru merugikan kepentingan nasional. Karena itu, seluruh aspek bisnis dan keekonomian proyek masih dihitung secara mendalam sebelum keputusan final diambil.

"Untuk Singapura, kita juga akan ekspor, tapi juga harus cengli. Selama belum ada pembicaraan win-win solution, maka perlu kajian lebih mendalam," tegas Bahlil.

Pada kesempatan tersebut, Ia itu mengatakan konsep interkoneksi listrik atau power grid ASEAN saat ini terus dikembangkan untuk memperkuat ketahanan energi kawasan di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Indonesia sendiri telah membangun jaringan listrik dengan Malaysia dan dalam tahap pengembangan konektivitas menuju Filipina. Dalam skema tersebut, Indonesia menyalurkan listrik dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kalimantan sekaligus melakukan impor listrik dari Malaysia pada kondisi tertentu.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya