Di saat yang sama, stabilitas harga-harga di pasar domestik dikawal ketat dengan target inflasi yang dijaga pada kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen.
Pada sektor pasar keuangan dan surat utang, tingkat imbal hasil (yield) suku bunga SBN tenor 10 tahun diproyeksikan berada pada rentang 6,5 persen hingga 7,3 persen.
Sementara itu, untuk sektor penopang ketahanan energi dan penerimaan negara bukan pajak, asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) ditetapkan pada level USD70 hingga USD95 per barel.
Asumsi ini diiringi dengan target teknis sektor hulu migas, yakni kapasitas lifting minyak bumi sebesar 602 ribu sampai 615 ribu barel per hari, serta lifting gas bumi di kisaran 934 ribu hingga 977 ribu barel setara minyak per hari.
(Taufik Fajar)