BI Batasi Pembelian Valas Tunai Mulai Juni 2026

Anggie Ariesta, Jurnalis
Rabu 20 Mei 2026 15:41 WIB
BI mengambil sikap agresif untuk membentengi perekonomian domestik dari rambatan ketidakpastian global akibat memanasnya perang di Timur Tengah. (Foto: Okezone.com)
Share :

Ketiga, menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan memastikan pertumbuhan uang primer lebih dari 10 persen (double digit) sesuai dengan ekspansi moneter, termasuk melalui transaksi Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder secara terukur.

Meskipun BI memperketat kebijakan moneter di sektor stabilitas nilai tukar, Perry memastikan bahwa roda pertumbuhan ekonomi nasional tidak akan dibiarkan mandek. Bank Indonesia tetap menjalankan kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran yang diarahkan untuk mendukung pertumbuhan (pro-growth).

BI mempertahankan kebijakan makroprudensial yang longgar untuk mendorong penyaluran kredit atau pembiayaan ke sektor riil produktif dengan tetap memitigasi risiko stabilitas sistem keuangan.

Di sisi lain, digitalisasi ekonomi terus dipacu melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri, serta peningkatan keandalan infrastruktur sistem pembayaran guna mendukung ekosistem keuangan yang inklusif di seluruh lapisan masyarakat.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya