Kebutuhan Listrik di RI Kian Meningkat, Infrastruktur Gas Disiapkan 

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Jum'at 22 Mei 2026 12:08 WIB
Kebutuhan Listrik di RI Kian Meningkat, Infrastruktur Gas Disiapkan  (Foto: PLN EPI)
Share :

Selain itu, PLN EPI juga mulai memperluas pemanfaatan biomassa melalui skema co-firing di PLTU. Menurut Anggoro, langkah ini membuka peluang bagi pelaku usaha nasional untuk masuk dalam rantai pasok biomassa.

“Selain batu bara dan gas, nanti ada biomass. Ini opportunity juga untuk pengusaha muda,” ujarnya.

Di sisi infrastruktur, PLN EPI menyiapkan pengembangan berbagai proyek midstream gas nasional yang tersebar dari Sumatra hingga Papua. Infrastruktur tersebut mencakup pembangunan FSRU, LNG carrier, ORU, hingga proyek gasifikasi di berbagai wilayah.

Beberapa proyek strategis yang dipaparkan antara lain FSRU Jawa Barat 1 dan 2, FSRU Jawa Timur, FSRU Bali, serta FSRU Cilegon. Total kapasitas regasifikasi yang disiapkan mencapai 3.850 million standard cubic feet per day (MMSCFD) dengan kapasitas penyimpanan LNG sebesar 1,2 juta meter kubik.

Menurut Anggoro, pembangunan infrastruktur gas menjadi penting karena Indonesia merupakan negara kepulauan dengan banyak sistem kelistrikan terisolasi.

“Kita ini negara kepulauan, banyak sistem _isolated_ di pulau-pulau kecil maupun besar. Ini merupakan tantangan tersendiri,” katanya.

Anggoro juga menyinggung dampak ketegangan geopolitik global, termasuk situasi di Selat Hormuz, terhadap sektor energi nasional. Meski demikian, ia memastikan kondisi pasokan energi primer PLN EPI masih relatif aman.

Sementara untuk gas, PLN EPI mengandalkan kombinasi produksi domestik dan kemitraan global. Menurut Anggoro, kerja sama dengan partner global menjadi penting karena sebagian produksi gas nasional masih terikat kontrak ekspor jangka panjang.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan partner global sangat diperlukan,” katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya