Rupiah Pagi Ini Dekati Rp17.900 per Dolar AS

Feby Novalius, Jurnalis
Kamis 28 Mei 2026 10:00 WIB
Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan bahkan mendekati level Rp17.900. (Foto :Okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan bahkan mendekati level Rp17.900. Pada perdagangan hari ini, Kamis (28/5/2026), Rupiah melemah 70 poin atau sekitar 0,39 persen ke level Rp17.871 per dolar AS.

Sebelumnya, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai sentimen eksternal datang dari laporan pada Senin malam yang menyebutkan AS telah melancarkan serangan baru terhadap lokasi peluncuran rudal dan kapal penebar ranjau di Iran selatan. Militer AS mengklaim serangan tersebut dilakukan untuk “membela diri” dan bahwa gencatan senjata dengan Iran tetap berlaku.

“Tanggapan Teheran terhadap permusuhan baru ini belum segera jelas. Namun, setiap aksi militer baru berpotensi mempersulit negosiasi perdamaian yang sedang berlangsung antara AS dan Iran, terutama setelah Teheran berulang kali memperingatkan AS untuk tidak melakukan serangan lebih lanjut,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Aksi militer tersebut sebagian besar mengimbangi sejumlah laporan sebelumnya yang menyatakan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan kerangka kerja untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz. Harga minyak sempat turun tajam pada hari Senin setelah laporan tersebut, meskipun ketidakjelasan di lapangan membatasi penurunan harga minyak mentah.

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin juga mengisyaratkan kemajuan dalam negosiasi dengan Iran, serta mengklaim bahwa Republik Islam tersebut akan menyerahkan cadangan uranium yang diperkaya. Iran membantah rencana untuk melepaskan uraniumnya, meskipun laporan menunjukkan negara tersebut terbuka untuk negosiasi lebih lanjut terkait aktivitas nuklirnya.

Respons Pemerintah

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya