UMKM hingga Industri Migas di Aceh Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 04 Juni 2026 10:14 WIB
UMKM hingga Industri Migas di Aceh Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi (Foto: Ilustrasi: Freepik)
Share :

JAKARTA - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga industri minyak dan gas bumi (migas) di Aceh menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Hal ini sejalan dengan langkah PT Sucofindo (Persero) untuk melalui perluasan jaringan layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC). 

Direktur Utama Sucofindo Sandry Pasambuna berharap melalui hadirnya kantor pemasaran Sucofindo di Aceh dapat memperkuat kolaborasi dengan berbagai lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. 

“Kami berharap ini dapat menjadi salah satu growth engine di wilayah Sumatera sekaligus memberikan kontribusi bagi pelanggan, masyarakat dan UMKM untuk pembangunan Aceh secara berkelanjutan dan para pelaku usaha khususnya di wilayah Aceh dapat semakin berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” katanya dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Direktur Komersial Sucofindo Agus Permadi menyampaikan bahwa Aceh merupakan wilayah yang memiliki potensi besar di berbagai sektor strategis. Aceh sebagai wilayah yang memiliki potensi besar dan prospek yang sangat strategis, khususnya pada sektor migas, energi, infrastruktur, pertambangan, perdagangan dan berbagai sektor industri lainnya yang terus berkembang. 

"Potensi tersebut membuka peluang kolaborasi yang luas dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah maupun nasional,” jelasnya.

Dia menyatakan bahwa Sucofindo tidak hanya hadir sebagai penyedia jasa Testing, Inspection and Certification (TIC) namun juga sebagai mitra strategis yang mendukung pembangunan ekonomi dan peningkatan daya saing industri nasional maupun daerah.

“Sucofindo sebagai perusahaan TIC siap mendampingi pelaku usaha lokal, termasuk UMKM agar mampu memenuhi standar yang dibutuhkan pasar sehingga dapat memperluas peluang usaha dan meningkatkan nilai tambah produk daerah,” katanya.

 

Agus menjelaskan bahwa sebagai perusahaan BUMN, Sucofindo tidak hanya berfokus pada penguatan pada bisnis dan layanan tetapi juga berkomitmen mendukung kapasitas dan daya saing kualitas UMKM.

Salah satu bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan UMKM sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Sucofindo turut memberikan sertifikat halal kepada para UMKM di wilayah Provinsi Aceh.

"Sertifikasi halal tidak hanya menjadi pemenuhan regulasi, tetapi juga merupakan upaya strategis untuk meningkatkan daya saing produk. Melalui diraihnya sertifikasi halal, pelaku usaha memiliki peluang yang lebih besar untuk memperluas akses pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Agus Permadi.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan bahwa dengan kehadiran Sucofindo menjadi akses baru bagi pelaku usaha Aceh untuk berkembang lebih baik, serta memperkuat daya saing di pasar yang semakin kompetitif.

“Kami melihat bukan hanya sebagai lembaga pengujian atau sertifikasi semata, tetapi sebagai mitra strategis daerah. Mitra yang membantu pelaku usaha kita mendapatkan pendampingan, meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, dan membuka peluang pasar yang lebih besar,” katanya.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya