Fenomena Daya Beli Warteg Lesu, Purbaya Siap Guyur Stimulus jika Terbukti

Anggie Ariesta, Jurnalis
Jum'at 05 Juni 2026 19:13 WIB
Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi fenomena penurunan daya beli masyarakat di sejumlah warung tegal (warteg), di mana konsumen dilaporkan mulai memangkas porsi pembelian lauk-pauk berharga mahal.

Purbaya mengaku terkejut mendengar kabar tersebut, mengingat indikator data agregat yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejauh ini masih merekam performa konsumsi yang cukup solid.

"Nanti saya cek lagi, tapi harus hati-hati. Saya baru dengar sekarang tuh ada fenomena lesunya daya beli di warteg," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (5/6/2026).

Kemenkeu berkomitmen untuk menelusuri lebih dalam guna memvalidasi kebenaran dari pergeseran pola konsumsi tersebut, di mana para pelanggan warteg dikabarkan beralih ke menu yang lebih ramah di kantong demi penghematan.

"Saya sih akan investigasi, betul enggak kondisinya seperti itu. Tapi harus hati-hati. Karena kalau data yang lain kan kelihatan yang agregat tuh tumbuhnya kencang semua. Belanja juga tumbuhnya masih kencang," jelas Purbaya.

Purbaya membandingkan isu tersebut dengan pengamatan langsungnya di area pedesaan, di mana aktivitas konsumsi dinilai masih bergeliat tinggi yang ditandai oleh padatnya pengunjung di beberapa tempat makan.

"Tapi kalau kita jalan ke kampung-kampung, semuanya rame loh. Kemarin saya makan cabai hijau masih rame," kenang Purbaya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan semua pihak agar tidak tergesa-gesa dalam menggeneralisasi sebuah temuan kasus berskala mikro di lapangan menjadi kesimpulan kondisi ekonomi secara nasional.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya