Rektor ITERA I Nyoman Pugeg Aryantha menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengembangan energi terbarukan nasional.
“ITERA berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghasilkan teknologi dan model pengembangan tanaman energi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan energi terbarukan Indonesia,” kata Nyoman.
Penelitian ini mencakup pengembangan budidaya tanaman energi, analisis karakteristik biomassa, kajian pemanfaatan untuk co-firing pembangkit listrik, hingga pengembangan hidrogen hijau melalui proses gasifikasi. Selain memperkuat ketahanan energi nasional, hasil riset diharapkan dapat mendukung terbentuknya ekosistem bioenergi yang memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian, kehutanan, dan ekonomi masyarakat.
Sebagai subholding energi primer, PLN EPI terus mendorong pengembangan biomassa sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. Saat ini implementasi co-firing biomassa telah berjalan di puluhan PLTU dan menjadi salah satu upaya nyata dalam menurunkan emisi karbon sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber daya domestik.
Pengembangan bioenergi bukan sekadar menyediakan bahan bakar alternatif bagi pembangkit listrik, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi hijau yang melibatkan akademisi, industri, petani, dan masyarakat. Kolaborasi antara PLN EPI, PLN Puslitbang, dan ITERA menjadi fondasi penting untuk mengubah potensi sumber daya hayati Indonesia menjadi energi masa depan yang bersih, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi bangsa.
(Dani Jumadil Akhir)