Bahlil: RKAB Tambang Bakal Disesuaikan Harga Pasar Global

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Senin 08 Juni 2026 13:01 WIB
Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)
Share :

Sebelumnya, Kementerian ESDM memangkas Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) produksi batu bara dan nikel untuk tahun 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjaga keseimbangan harga mengingat Indonesia sebagai produsen besar kedua komoditas tersebut di kancah global.

Bahlil mengatakan, RKAB merupakan instrumen pemerintah untuk mengontrol dan mengawasi pengelolaan sumber daya alam agar berjalan sesuai desain pembangunan nasional. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak semata-mata mempertimbangkan kepentingan industri, tetapi juga keberlanjutan bagi generasi mendatang.

"RKAB ini adalah instrumen pemerintah untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam kita by design, mengedepankan kepentingan negara, pendapatan negara, dan lingkungan," ujar Bahlil dalam Raker bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (22/1).

Kementerian ESDM menetapkan produksi batu bara pada tahun 2026 dijaga dibawah 600 juta ton. Sementara untuk komoditas nikel, produksinya dibatasi di angka 250-260 juta ton.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya